![]() |
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013887 Asahan Mati, |
Metro7news.com|Asahan - Akibat sering terlambat masuk ke sekolah, warga Desa Asahan Mati, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan mendesak Kepala Dinas Pendidikan Asahan untuk segera mencopot dan mengganti Suparman, SPd.I, Kepala Sekolah (Kepsek) UPTD SDN 013887 Asahan Mati.
Perilaku Suparman yang sering terlambat, belakangan ini menuai sorotan tajam sejumlah wali murid yang merupakan masyarakat setempat. Akibat sikap indisipliner yang dilakukan oleh Kepsek tersebut, membuat proses belajar mengajar di sekolah menjadi tidak efektif dan efisien.
"Suka-suka hati dia aja mau datang jam berapa kami tengok, akibatnya sekolah ini pun jadi macam sekolah tak beres. Tau lah, kalau udah kepala tak ada, berserak lah semua jadinya," ungkap salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/12/24).
Masih menurut wali murid, jauhnya jarak domisili Kepsek yang berada di Tasik Kecamatan Air Joman sebenarnya tidak dapat dijadikan alasan untuk bisa sesuka hati datang terlambat ke sekolah yang berada di Desa Asahan Mati.
"Jarak rumah dia yang jauh dari sini, itu gak bisa dijadikan alasan untuk datang terlambat. Namanya juga sudah tugas dan kewajiban dia sebagai Kepsek, apapun itu, ya sudah menjadi konsekuensi kerja dia," katanya.
Tambahnya, kalau sudah tak disiplin, payah lah sekolah ini mau maju dan berkembang. Akhirnya sekolah ini pun tidak memiliki nilai dimata warga.
"Pokoknya kami minta agar Kadis Pendidikan Asahan segera mengganti Kepseknya," pintanya.
Terkait hal ini, wartawan belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Suparman, SPd.I, Kepsek UPTD SDN 013887 Asahan Mati. Sama halnya dengan Suparman, Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Ady Putra Parpaungan, S.A.P., M.A.P juga belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan melalui selulernya.
(ds)