![]() |
Kasatpol PP Madina Yuri Andri, S.STP (kiri), (foto koleksi). |
Metro7news.com|Madina - Terkait dugaan korupsi anggaran bidang ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagai mana telah dibeberkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Trantibum, Fauzi Lubis, Kepada awak media bahwa Kasatpol PP telah merampok anggarannya.
"Imada pak,mohon maaf pak, gorar na do dabo na Kabid trantibum iba di satpol nasodong do wewenang ku disi di baen kasat i 2 THN on ma ngadong Au maniop anggaran Rp 1 pe pak, dot kasat ma rangku pak i komunikasi, nai rampok Nia sajo do anggaran ku (maaf pak, namanya saja Kabid Trantibum Saya di Satpol tidak ada wewenang ku disitu dibuat Kasat itu, 2 tahun ini tidak ada saya pegang anggaran 1 rupih, dengan Kasat saja mungkin pak komunikasinya, yang dirampoknya saja anggaran ku, red)," ungkap Kabid Trantibum Satpol PP Madina.
Terkait pernyataan Kabid Trantibum itu, Yuri Andri, S.STP selaku Kasat Pol PP Madina membantah dan tidak membenarkan pernyataan Kabid Trantibum, dalam penjelasannya dia mengatakan, terlebih dahulu harus mengetahui kesiapan dan kemampuan anggota yang akan diberikan mengemban amanah dan tugas.
"Sebelum menyerahkan tugas dan amanah itu terlebih dahulu harus dilihat kemampuan dan kesiapan anggota, terutama terkait kedisiplinan, kemampuan membuat perencanaan dan pelaporan pertanggung jawaban," jelas Kasatpol PP Madina, Yuri. Rabu (26/03/25).
Sebaliknya Yuri mengatakan, bahwa Kabid Trantibum selalu di libatkan dalam setiap agenda kegiatan yang menyangkut Trantibum, itu sebabnya tunjangan dan gaji bisa di cairkan dengan semestinya.
(MSU)