![]() |
Sebanyak 3 unit excavator sedang melakukan aktivitas penambangan tanpa izin di Lingkungan Jambur Tarutung Kelurahan Pasar Kotanopan, Sabtu (29/03/29). |
Metro7news.com|Madina - Aneh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, SH., SIK seolah tidak mau tau dengan aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Kotanopan, Kecamatan Kotanopan.
Meski lokasi aktivitas tersebut tidak jauh dari Kantor Polsek, pelaku tambang dengan leluasa melakukan aktivitasnya. Seolah tidak ada fungsi kepolisian setampat.
Sore ini warga setempat kembali mengirimkan video aktivitas tambang emas ilegal di Wilayah Desa Jambur Tarutung. Setelah sempat diprotes sejumlah warga kemaren malam karena aktivitas alat berat pelaku tambang sangat dekat dengan Masjid Al Muhtadin. Sabtu (29/03/25) sore tadi, aktivitas alat berat jenis excavator masih melakukan penambangan tidak jauh dari masjid.
"Sekira pukul 15.00 WIB tadi, tiga alat berat tersebut kembali beroperasi, bang. Nampaknya polisi tidak terlalu berarti bagi pelaku tambang. Abang sampaikan dululah pada Kapolres agar dihentikan aktivitasnya," sebut warga dalam pesan singkat sembari mengirimkan video aktivitas alat berat tambang yang berdurasi 10 detik.
Dalam video terlihat ada tiga alat berat milik inisial P melakukan pengerukan material tanah yang mengandung butiran emas.
Aktifitas penambangan emas tanpa izin di Wilayah Kotanopan memang sempat di lakukan penertipan oleh Polres Madina. Namun, setelah ditertipkan para pelaku tambang kembali membukanya.
Tidak adanya tidakan keras dari aparat kepolisian disinyalir menjadi alasan para pelaku tambang tidak takut pada hukum, dan memandang sebelah mata polisi.
(MSU)